Selasa, 19 Desember 2017

Percakapan Konseling Mikro Tahap Kegiatan Inti Menggunakan 4 Teknik

Konseli : Pak ada orang satu kelasku dia tidak suka dengan saya pak .  Setiap nilaiku naik atau tinggi pak  suka lain-lain sama saya pak . Tapi saya tidak tahu juga pak kalau gara-gara nilai kah dia lain-lain sama saya .

Konselor : berarti kamu bilang itu orang tidak suka kamu tapi dia suka mencari tahu tentang kamu begitu ?(Teknik Confronting)

Konseli :  Iye pak dia tidak suka saya tapi dia sering ji caritahu tentang saya pak seperti toh pak kalau tentang nilai dia cari tahu betul itu tentang saya pak .

Konselor : hah , jadi itu orang setiap tentang nilaimu dia cari tahu betul ?

Konseli : iya pak dia cari tahu betul itu pak .

Konselor : jadi yang dia cari tahu itu cuma tentang nilaimu saja ?

Konseli : Saya tidak tahu juga pak , karena saya tidak tahu pak apa kasian yang dia tidak suka kan sama saya pak . karena dia suka juga ceritakan saya dibelakangku pak . baru biasa juga tiba-tiba dia langsung tidak ajak saya bicara pak .

Konselor : berarti ada satu kelasmu yang tidak suka sama kamu dan dia ceritakan terus kamu dibelakangmu tapi kenapa kamu bisa tahu dia suka ceritakan kamu dibelakangmu ?

Konseli : Karena toh pak setiap saya suka pergi sama mereka kayak mereka lain-lain sama saya pak . Dengan seakan-akan mereka kayak jauhi saya pak .

Konselor : Jadi itu dikelas kamu suka kayak dijauhi kah ?

Konseli : Iye pak . karena kasian toh pak biasa kalau teman-teman lain mereka kumpul-kumpul  saya suka mi juga ikut-ikut . tapi tiba-tiba pak mereka langsung lain-lain pak kayak mereka lagi cerita pak langsung berhenti ceritanya karena ada saya pak .

Konselor : berarti gara-gara itu temanmu yang tidak suka kamu,  suka cerita sama teman-temanmu yang lain . Maka dari itu teman-temanmu yang lain langsung jauhi kamu ?

Konseli : iya pak begitu . kayaknya toh pak kalau mereka begitu terus pak rasanya pak saya ingin mi berhenti sekolah pak . saya capek pak mereka suka jauhi saya sedangkan saya tidak tahu apa salahku sama teman-temanku yang lain ? kenapa mereka juga ikut jauhi saya pak  (sedih)  (Teknik interpretasi)

Konselor : Kalau kamu berhenti sekolah Cuma gara2 kamu dijauhi sama teman2mu toh . Malah dorang akan semakin senang dan malah itu yang tidak suka kamu toh dia tambah banyak mi bahan ceritanya untuk ceritakan kamu . ( Teknik interpretasi )

Konseli : tapi pak saya capek kasian pak . saya kesekolah mau belajar pak tapi malah  saya tidak bisa konsen pak gara-gara mereka suka bisi-bisi pak dibelakangku.

Konselor : abaikan mi saja apa yang dorang teman-temanmu mau cerita .. jangan mi kamu dengar.

Konseli : bagaimana pak caranya saya tidak mau dengar pak nah dorang dibelakangku pak kasian dorang suka cerita pak . Saya capek pak kasian kalau dorang begitu biasa saya berpikir pak kalau saya ingin kasian pak mau pukul dorang pak .

Konselor : tidak boleh begitu ,kalau kamu pukul itu yang tidak suka kamu . Teman-teman yang lainmu tambah jengkel mi kamu . Mereka berpikir mi kalau yang dia cerita itu orang betul mi .

Konseli : saya mau bagaimana kasian pak . Masalahnya kasian pak bukan hanya disekolah saja pak . tapi pak kalau di luar sekolah juga pak dia suka kasian singgung-singgung saya pak .

Konselor : Jadi dia suka juga singgung-singgung kamu diluar sekolah ?

Konseli : iye pak . Saya capek mi pak dengan sifatnya kasian pak( sedih)

Konselor : Berarti kamu lelah mi dengan sifatnya begitu ? ( Teknik Refleksi )

Konseli : iye pak saya lelah. saya tidak tahu pak harus bagaimana pak.. tidak di dalam kelas diluar kelas pun juga pak dia begitu.

Konselor : berarti kamu merasa tidak dihargai baik didalam kelas maupun diluar kelas ?

Konseli : iye pak saya merasa tidak dihargai pak .

Konselor : berarti ini juga pengalaman burukmu ? karena biar diluar kelas dia suka juga ceritakan kamu sehingga kamu di jauhi ?

Konseli : iye pak pengalaman buruk kasian ini pak .

Konselor : berarti ini pengalaman burukmu di ? ( Teknik Pemberian dukungan )

Konseli : iye pak kasian

Konselor : hmmm .. oh yaa ( kepala dianggukan )

Konseli :  Pak lebih baik saya ajak saja dia bicara di pak , saya tanya dia apa salahku sehingga dia tidak suka dengan saya pak . Atau pak saya biarkan saja dia begitu pak sampai dia capek ji nanti tidak suka saya pak.

Konselor : jadi menurutmu toh yang mana kamu pilih dari itu pilihan sehingga menurutmu kamu nyaman .

Konseli : menurutku pak lebih baik saya ajak bicara baik-baik baru saya tanya pak apa yang dia tidak sukai saya pak atau apa salahku pak, supaya saya tahu mi pak apa yang dia tidak suka kan saya pak .

Konselor : ohhh iyaaa ( memberikan senyuman ) kapan kira2 kamu akan mulai ?
Konseli : insyallah pak besok saya mulai mi pak .

Konselor : jadi apa mi yg mendukung keberhasilan dari pilihanmu ?

Konseli : mungkin pak dia tidak akan mi ceritakan saya lagi pak dengan saya tidak dijauhi mi dikelas pak .

Konselor : ohh iyaa rencana yang bagus sekali . kamu pasti bisa melakukan perubahan itu 

Konseli : iyaa makasih pak



Tidak ada komentar:

Posting Komentar